About

Masih belajar. Suka anak-anak. Suka Psikologi. Suka berbagi lewat tulisan. Sila dibaca :)

Silahkan tengok versi lengkapnya di sini!
Artikel di sebuah rubrik kumpulan tulisan para pembaca di GoGirl Magazine edisi Maret 2013 :D
Karena semua harus sadar akan pentingnya kesehatan mental dan keadaan mental masing-masing!

Silahkan tengok versi lengkapnya di sini!

Artikel di sebuah rubrik kumpulan tulisan para pembaca di GoGirl Magazine edisi Maret 2013 :D

Karena semua harus sadar akan pentingnya kesehatan mental dan keadaan mental masing-masing!

Photo post # March 28, 2014 / 3:45pm // 1 Notes

Jadi orang dengan penyakit jiwa itu nggak gampang. Kerap dapat prasangka & cibiran dari lingkungan sekitarnya & nggak jarang keluarganya. Mereka cuma butuh disokong dan dipahami betul keadaannya, kesehatan mental mereka setengah dari kita yang baik-baik saja.
Tolong pahami, tolong disokong, tolong mengerti mereka. Pernahkah kalian membayangkan jika berada di posisi mereka?

Jadi orang dengan penyakit jiwa itu nggak gampang, tapi Tuhan Maha Adil.
Pahamilah keadaan mereka, buka mata kalian.
Berempatilah.

~ Si Pejuang

Quote post # March 6, 2014 / 8:52pm // 1 Notes

ADA WAYANG DI PASAR IMLEK SEMAWIS! (2)

Masih tentang wayang di Pasar Imlek Semawis…

Merangkum dari bagian 1 sebelumnya, jadi Komunitas Bocah Wayang (Koboy) dari Sobokartti diundang untuk turut berpartisipasi di salah satu stand di acaratersebut. Cerita lengkapnya bisa kalian tilik di sini.

Saya termasuk satu dari sekian banyak orang yang sama sekali awam tentang wayang. Saya suka seni tradisional, termasuk wayang, tapi saya belum sepenuhnya paham apa filosofi dibaliknya. Dan pengalaman saya ikut jaga stand kemarin menjadi salah satu momen pembelajaran wayang yang berharga *tjiye*

Saya bertemu dengan bapak ini, bapak yang terlihat mondar-mandir di depan saya—di depan meja penuh wayang, jadi saya persilahkan saja beliau untuk memegang salah satu wayang, sambil saya jelaskan satu per satu terbuat dari apa wayang yang ada di meja.

“Mbak tahu ini siapa?”

Ujar si Bapak sambil memegang salah satu wayang super sophisticated. Seperti yang kalian duga, saya cuma bisa ketawa garing sambil melempar tanggung jawab ke teman sebelah saya yang lebih tahu wayang. Jelas sekali si Bapak itu mengetes saya.

Ternyata, si Bapak itu datang sekeluarga, dengan istri dan dua orang—entah itu anak atau cucunya—anak laki-laki, mungkin sekitaran SD dan TK. Yang membuat saya terpana adalah bagaimana Bapak itu menjelaskan secara lengkap tentang wayang kepada kedua bocahnya—dan mereka menanggapi dengan antusias! Jelas sekali salah satu dari mereka (atau bahkan mereka berdua) nantinya pasti akan menjajal kemampuan di kelas pedhalangan (agak sok tau sih tapi nggak apalah). Saya juga ikut menyimak…sambil terpana.

image

Saya baru tau bahwa atribut di kepala itu membedakan, baru ingat kalau wayang berwajah hitam artinya berwatak bijaksana, dan baru ngeh wayang super sophisticated barusan adalah The Amazing Gatotkaca.

Ya, begitu, belajar itu bisa dari mana saja, termasuk dari seorang Bapak yang tadinya mondar-mandir :D

———

Sebagai bonus, saya dibuat speechless karena bisa bertemu langsung dengan seniman idola saya, Didik Ninik Thowok! :’D

image

HOKYA!

culture Text post # March 1, 2014 / 9:07pm

ADA WAYANG DI PASAR IMLEK SEMAWIS! (1)

Ya, ada banyak sekali wayang dibanding Pasar Imlek Semawis di tahun-tahun sebelumnya! :D

Pihak penyelenggara sengaja menetapkan konsep ‘serba-serbi wayang’ di acaranya tahun ini, semacam dua budaya antaretnis yang disandingkan, kalau Pak Walikota bilangnya, “sebagai simbol kerukunan antaretnis.” Terdengar seru, ya? :)

Dan memang seru! Kebetulan saya berkesempatan membantu teman-teman Komunitas Bocah Wayang (Koboy) dari sanggar Sobokartti (sanggar yang sama di mana saya juga rutin latihan karawitan) untuk memperkenalkan berbagai macam wayang kepada masyarakat yang hadir (ya bantu jaga stand bentar juga sih). Melihat macam-macam reaksi para pengunjung saat melihat wayang secara langsung benar-benar priceless!

Panitia menyiapkan satu tenda cukup luas untuk Koboy bisa memamerkan karya-karyanya dan menjual berbagai pernik wayang (kaos dan miniatur wayang dari Klub Merby). Banyak sekali wayang yang dibawa kawan-kawan Koboy, diantaranya yang terbuat dari kulit kerbau, karton, dan plastik fibre. Dipamerkan juga proses membuat wayang kulit (dari baru digambar di selembar kulit hingga ditatah/diukir). Kesemuanya boleh dipegang pengunjung secara langsung lho :D

Apa yang membuat saya terkesima adalah bagaimana reaksi masyarakat dari berbagai etnis, umur, dan mungkin tingkatan sosial. Saya tahu wayang pastinya bukan hal yang awam di kehidupan sehari-hari mereka (termasuk saya juga), bukan juga sesuatu yang masuk di daftar favorit mereka. Tapi hampir semua pengunjung pasti menjatuhkan pandangannya ke stand kami, nggak sedikit juga yang bertanya, memegang, dan foto-foto (ada semacam photo booth gitu memang). Semacam anak yang diberi setumpuk lego warna-warni :D

Senang sekali melihat dan berada di atmosfer seperti itu. Iya, pasti masih banyak masyarakat yang belum tahu-tidak tahu tentang wayang, tentang filosofinya, ceritanya, seninya, apa saja yang berkaitan dengannya (toh saya juga begitu). Tapi aku yakin dengan mereka melihat dan merasakan secara langsung wayang itu sendiri, mereka sudah menyisipkan suatu informasi tentang wayang baik di sadar maupun tidak sadar mereka, dan itu pasti sesuatu yang baik!

Oh, iya, selama tiga hari pelaksanaan Pasar Imlek Semawis, ada juga penampilan wayang setiap malamnya. Dhalang cilik Dani (SD) dan Jose (SMA) dari pedhalangan Sobokartti unjuk kebolehan di malam pembukaan. Di malam berikutnya giliran dari Dewan Kesenian Semarang dan Wayang Kampung Sebelah.

Di bawah ini ada Jose dan Dani yang lagi tampil bersama grup karawitan senior dari Sobokartti :D 

(foto dokumentasi pribadi dan Mas Ponco ‘Koboy’)

Wayang masih dan akan terus eksis!

culture Text post # February 25, 2014 / 10:03am // 1 Notes

Potret Indonesia dalam satu bulan, dari Pulau Jawa hingga Pulau Kei, dari kacamata Anton Repponen asal New York.

Tutup sejenak tugas-tugas kalian, kita lihat ini dulu, yuk :)

Link post # February 23, 2014 / 8:20pm // 1 Notes

Kalau hati sudah memilih, sisanya akan menyesuaikan dengan sendirinya. Pastikan ‘sisanya’ itu juga baik untuk kamu.

*tsaah*

Link post # February 18, 2014 / 6:34am

Melepaskan nggak sekedar berbesar hati, tapi juga percaya.

Link post # February 17, 2014 / 8:21pm // 3 Notes

Mari kita lihat bagaimana sosok manusia-manusia paling kreatif ini jika mereka menjajal peran menjadi seorang penjual :D

NB: awas ketagihan nonton.

Video post # February 9, 2014 / 10:50am

Beberapa anggota ILMPI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia) di kampus Psikologi Undip mengajak mahasiswa lain ikut serta memberikan ucapan untuk ulang tahun ILMPI tanggal 26 Januari lalu.
Ayu @aydictator sedang asyik membuat ucapan di tepi pendopo Kampus Psikologi di siang hari yang teduh :)

Beberapa anggota ILMPI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia) di kampus Psikologi Undip mengajak mahasiswa lain ikut serta memberikan ucapan untuk ulang tahun ILMPI tanggal 26 Januari lalu.

Ayu @aydictator sedang asyik membuat ucapan di tepi pendopo Kampus Psikologi di siang hari yang teduh :)

campus Photo post # February 9, 2014 / 10:44am

Aku percaya bahwa setiap orang harus menyaksikan secara langsung kebudayaan tradisionalnya supaya muncul rasa memiliki—lalu keinginan dan tindakan untuk menjaganya :)
(foto diambil saat menyaksikan Sendratari Ramayana Prambanan,23 November 2013)

Aku percaya bahwa setiap orang harus menyaksikan secara langsung kebudayaan tradisionalnya supaya muncul rasa memiliki—lalu keinginan dan tindakan untuk menjaganya :)

(foto diambil saat menyaksikan Sendratari Ramayana Prambanan,23 November 2013)

culture Photo post # February 9, 2014 / 10:35am

Newspeak theme by Diana